APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Kemenkes: Penyebab Paling Tinggi Kanker Paru itu Rokok!
PDPI Jatim, 01 Feb 2018 15:57:38

Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dialami oleh kaum adam di Indonesia kemudian disusul dengan kanker usus besar. Untuk pemicunya, disebutkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr H Mohamad Subuh, MPPM, sangatlah beragam.

"Tentunya pada pria kasus kanker paru dialami karena berbagai sebab, kalau saya sih jujur saja penyebab paling tinggi itu merokok. Harus berani menyebutkan masalah ini," ujar Subuh di sela acara peringatan 'Hari Kanker Sedunia' di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.

Bahayanya, kanker paru termasuk yang paling susah untuk dideteksi dini. Sebab, gejala yang muncul pada stadium awal masih cukup samar dengan gejala penyakit umum lainnya. Di tempat yang sama, Ketua Perhimpunan Ongkologi Indonesia, Prof Dr dr Aru Wicaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, pun memberikan penjelasannya.


Baca juga : Sama-Sama Berbahaya, Asap Rokok yang Terhirup atau Menempel di Tubuh Perokok Pasif


"Bayangkan paru-paru, di dalamnya ada massa sekecil biji kacang hijau, berasa enggak? Begitu dia mulai besar, pembuluh darah kena, batuk keluar darah, baru ada gejala. Karena itu kanker paru jarang muncul dalam stadium dini. Kecuali kita ngecheck up setiap setahun sekali. Masalahnya yang rutin check up kan orang kantoran," ujarnya.

Dokter yang akrab dengan sapaan dr Aru ini menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan rongent paru. Sesekali saja cukup dikarenakan kanker butuh sekitar belasan tahun untuk matang.