APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Ventilasi Rumah Buruk, Hati-Hati Risiko Kanker Paru Meningkat!
PDPI Lampung & Bengkulu, 07 Apr 2018 17:29:17

Sudahkah rumah Anda memiliki ventilasi udara yang baik? Jika belum, hati-hati! Sebab rumah dengan ventilasi buruk lebih berisiko membuka peluang munculnya sel kanker paru di dalam tubuh si penghuni.

dr. Elisna Syahruddin SpP(K) PhD., yang menangani spesialis paru-paru, mengatakan tinggal di rumah dengan ventilasi buruk merupakan salah satu faktor risiko kanker paru.

Rumah dengan ventilasi buruk akan menyebabkan udara kotor yang dihasilkan dari dalam rumah terperangkap. Akhirnya penghuni pun menghirup udara yang tidak bersih dari hari ke hari.

Seperti yang sudah diketahui, ventilasi berfungsi untuk mengalirkan udara dari luar ke dalam ruangan ataupun sebaliknya, sehingga adanya pergantian udara yang sehat dan bersih untuk dihirup. Dengan adanya ventilasi, kelembapan dan suhu akan tetap terjaga, sehingga memberikan efek nyaman bagi si penghuni..


Baca juga : Gejala Tuberkolosis yang Harus Dikenali


Selain itu, ventilasi juga berguna sebagai saluran keluarnya polusi yang terjadi dari dalam rumah. Misalnya saat sedang memasak. Dokter Elisna menjelaskan bahwa uap dari minyak goreng cukup berbahaya bagi pernapasan. Ia pun menyarankan untuk membuka jendela saat sedang memasak agar uap yang dihasilkan dari minyak tersebut dapat menyebar ke udara bebas.

Ada pun yang menjadi penghambat sirkulasi udara di dapur umumnya disebabkan oleh tata letak. Biasanya, dapur berada di bagian belakang rumah, sehingga keberadaan jendela sangat minim. Oleh sebab itu, Dokter Elisna juga menyarankan agar dapur dipasang exhaust. Alat seperti kipas ini berguna agar sirkulasi udara tetap terjaga.

Selain tinggal di rumah dengan ventilasi buruk, faktor penyebab kanker paru juga berisiko oleh perokok aktif, perokok pasif, orang dengan riwayat keturunan kanker, orang yang tinggal di dekat pabrik atau orang yang tinggal di daerah berpolusi tinggi.