APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Ayo Kenali Gejala Penyakit Paru-Paru Basah
PDPI Jatim, 06 Sep 2018 16:55:30

Salah satu jenis penyakit saluran pernapasan yang cukup populer di Indonesia adalah paru-paru basah atau pneumonis. Penyakit ini banyak diderita oleh masyarakat yang banyak melakukan perjalanan jarak jauh dengan sepeda motor atau mereka yang tinggal di tempat lembap. Masalahnya adalah, jika penderita paru-paru basah tidak ditangani dengan baik, maka kondisi tubuh penderitanya bisa semakin memburuk dan akan semakin sulit untuk disembuhkan.

Agar bisa memberikan perawatan sejak dini, ada baiknya kita mengenali gejala paru-paru basah berikut ini:

Gejala Paru-Paru Basah

Gejala paru-paru basah bisa bervariasi dari ringan hingga parah, tergantung pada jenis paru-paru basah yang Anda miliki, usia dan kesehatan Anda.

Ciri-ciri paru basah yang paling umum adalah:

  • Batuk (dengan beberapa paru-paru basah Anda mungkin batuk lendir kehijauan atau kuning, atau bahkan lendir berdarah)
  • Demam, yang mungkin ringan atau tinggi
  • Menggigil kedinginan
  • Sesak napas, yang mungkin hanya terjadi ketika Anda menaiki tangga

Ciri-ciri paru basah lainnya termasuk:

  • Nyeri dada tajam atau menusuk yang semakin parah saat menarik napas dalam-dalam atau batuk
  • Sakit kepala
  • Kulit berkeringat dan berkeringat berlebihan
  • Kehilangan nafsu makan, energi rendah, dan kelelahan
  • Kebingungan, terutama pada orang yang lebih tua

Gejala paru paru basah juga bisa bervariasi, tergantung apakah pneumonia Anda bakteri atau virus.

  • Pada pneumonia bakteri, suhu Anda bisa naik setinggi 105 derajat Fahrenheit. Pneumonia ini dapat menyebabkan banyak berkeringat, dan cepat meningkatkan pernapasan dan denyut nadi. Bibir dan nailbeds mungkin memiliki warna kebiruan karena kekurangan oksigen dalam darah. Kondisi mental pasien mungkin bingung atau mengigau.
  • Gejala awal radang paru-paru virus sama dengan gejala influenza: demam, batuk kering, sakit kepala, nyeri otot, dan kelemahan. Dalam 12 hingga 36 jam, ada peningkatan sesak napas; batuk menjadi lebih buruk dan menghasilkan lendir dalam jumlah sedikit. Mungkin ada demam tinggi dan mungkin ada kebiruan pada bibir.

Jika tubuh terkena paru-paru basah, kantung udara pada paru-paru atau alveoli akan dipenuhi banyak cairan atau nanah. Adanya kandungan cairan yang cukup tinggi di dalam paru-paru akan membuat kemampuan penyerapan udara akan jauh menurun.

Jika mengalami gejala seperti yang telah dijelasakan di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi ini ke dokter.

Jika gejala awal penyakit paru-paru basah ini dibiarkan, penderitanya bisa mengalami berkurangnya nafsu makan secara drastis. Kondisi ini bahkan bisa memicu penurunan berat badan secara signifikan.

Dalam beberapa kasus, penderita paru-paru basah yang semakin kesulitan menyerap oksigen akan mengalami perubahan kulit menjadi lebih keunguan. Kulit, khususnya pada telapak tangan atau telapak kaki juga cenderung akan mudah mengalami keringat dingin.

Jika Anda atau salah satu anggota keluarga mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah periksakan kondisi kesehatan ini untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat dan cepat, sehingga penyakit paru-paru basah pun bisa disembuhkan dengan lebih mudah.

Faktor Risiko Paru-paru Basah

Siapa pun bisa terkena paru-paru basah atau pneumonia, tetapi beberapa orang berisiko lebih tinggi daripada yang lain.

Faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan Anda terkena pneumonia meliputi:

  • Merokok
  • Infeksi saluran pernapasan virus baru – pilek, laringitis, influenza, dan lainnya
  • Kesulitan menelan (karena stroke, demensia, penyakit Parkinson, atau kondisi neurologis lainnya), yang dapat menyebabkan aspirasi
  • Penyakit paru-paru kronis seperti COPD, bronkiektasis, atau cystic fibrosis
    Cerebral palsy
  • Penyakit serius lainnya, seperti penyakit jantung, sirosis hati, atau kencing manis
  • Tinggal di fasilitas keperawatan
  • Gangguan kesadaran (kehilangan fungsi otak karena demensia, stroke, atau kondisi neurologis lainnya)
  • Operasi atau trauma baru-baru ini
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit, obat-obatan tertentu, dan gangguan autoimun.

Nah, itu dia ciri-ciri paru basah yang perlu Anda ketahui untuk mencegah penyakit ini berkembang. Yuk, mulai sekarang jaga kesehatan paru-paru kita!

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018