APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Asap Rokok Picu Penyakit Paru-Paru Basah terhadap Bayi
PDPI Surakarta, 12 Sep 2018 10:51:25

Bahaya asap rokok bukan hanya berbahaya bagi perokok itu sendiri, melainkan bisa membahayakan kesehatan siapa saja yang menghirup asap rokok, sekalipun ia bukanlah seorang perokok.

Terlebih jika asap rokok terhirup oleh anak-anak dan bayi. Maka bahaya pneumonia atau paru-paru basah patut diwaspadai.

Tak hanya pneumonia, iritasi mata, alergi, infeksi telinga, asma, hingga sindrom kematian bayi secara mendadak juga bisa terjadi hanya karena asap rokok. Bagaimana bisa terjadi?

Perlu Anda ketahui, rokok sangat efektif menyebarkan bahan kimia beracun seperti karbonmonoksida, nikotin, dan zat karsinogen (pemicu kanker). Karenanya jika Anda merokok di rumah, maka seluruh rumah akan dipenuhi dengan zat beracun tersebut.

Selain jangkauannya yang luas, penyebaran asap rokok juga berlangsung sangat cepat. Meskipun jendela terbuka, asap rokok yang telah menyebar tersebut bisa bertahan di udara dalam kurun waktu yang lama yaitu sekitar dua hingga tiga jam.

Nah, masalahnya adalah tubuh anak-anak dan bayi yang masih dalam tahap tumbuh kembang akan rentan mengalami gangguan pernapasan termasuk pneumonia. Jika hal ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin sang buah hati akan terkena komplikasi penyakit lainnya.

Sedikit informasi, pneumonia merupakan penyakit gangguan pernapasan yang dikenal dengan sebutan paru-paru basah. Paru-paru mengalami infeksi yang memicu adanya inflamasi pada kantong udara paru-paru. Kantong-kantong tersebut akan membengkak dan dipenuhi oleh cairan.

Gejala umumnya adalah batuk yang disertai demam, dan sulit bernapas.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018