APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Apakah Boleh Penderita Asma Memiliki Hewan Piaraan? Ini Jawabannya
PDPI Surakarta, 03 Nov 2018 08:44:11

Hanya sekitar 10% orang pemilik hewan peliharaan yang memiliki alergi, namun setidaknya 30% orang dengan asma alergi terhadap hewan. Jika anak Anda memiliki asma, pertimbangkan apakah hewan peliharaan Anda dapat memproduksi alergen yang memicu gejala asma pada anak Anda.

Bulu hewan peliharaan Anda mungkin bukanlah penyebab yang memperburuk kondisi anak Anda. Alergi disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap protein yang ditemukan pada serpihan kulit mati hewan, air liur, urin dan bulu. Walau bulu hewan sendiri bukan masalah, protein yang menempel pada bulu saat hewan menjilat dirinya sendiri dapat menjadi pemicu asma.

Bulu hewan juga dapat menjadi sarang tungau debu, pollen, jamur dan alergen lainnya. Hewan yang tinggal di kandang menghasilkan tetesan yang mengundang jamur dan tungau.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa beberapa jenis anjing dan kucing yang tidak menghasilkan serpihan, tidak akan menyebabkan asma. Namun semua hewan berdarah panas menghasilkan serpihan protein yang menyebabkan reaksi alergi.

Berikut beberapa tips yang dapat mengurangi efek hewan peliharaan terhadap asma:

  • Vakum dengan sering. Vakum dapat mengendalikan sel kulit mati dan bulu hewan di dalam rumah.
  • Praktikkan penghilangan bulu yang baik. Merawat hewan peliharaan dan menjaga rumah serta perabotan bebas dari bulu dapat membantu.
  • Coba “liquid dosing” untuk kucing. Dosis cair dari sedatif acepromazine tellah menunjukkan pengurangan protein pada air liur kucing yang berperan pada banyak alergi. Namun efektivitas metode ini bervariasi tergantung dari kucing dan alergi pemilik.
  • Gunakan shampoo dan semprotan yang menetralisir dander. Dander mengandung serpihan kecil dari kulit hewan yang menempel pada bulu. Protein dari air liur hewan yang menempel pada dander adalah penyebab sebenarnya dari serangan asma. Beberapa produk mempromosikan produknya dapat menetralisir dander.
  • Batasi akses hewan peliharaan ke kamar tidur. Cara terbaik untuk mencegah serangan asma adalah mencegah alergen. Menjaga hewan peliharaan di luar kamar atau terbatas pada ruangan tertentu adalah cara untuk tetap memelihara hewan dan tetap membuat area yang bebas alergen untuk Anda.
  • Bersihkan tempat tidur hewan. Tungau debu senang makan dander hewan peliharaan. Gunakan pelindung tungau debu dan bersihkan tempat tidur hewan dengan rutin.

Ingatlah, walau Anda sudah memberikan hewan peliharan Anda kepada orang lain karena sering memicu serangan asma, kondisi Anda mungkin tidak akan langsung membaik. DIperlukan waktu hingga 6 bulan untuk mengurangi level alergen pada rumah tanpa hewan peliharaan. Walau hewan peliharaan telah dikeluarkan, anak Anda masih memerlukan obat-obatan asma atau alergi yang digunakan sebelumnya.

Saat mengunjungi rumah dengan hewan peliharaan, anak Anda harus mengonsumsi obat alergi dan selalu bawa obat yang segera meredakan asma.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018