APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Kenali Tanda-tanda Awal Kanker Paru-paru pada Pria
PDPI Sumatera Utara, 12 Apr 2019 21:18:51

Penyebab kanker paru-paru dapat berbeda antara pria dan wanita. Misalnya, beberapa jenis kanker paru-paru ada yang lebih sering terjadi pada pria.

Namun, gejala kanker paru-paru cenderung bersifat universal.

Menurut American Cancer Society, kanker paru-paru adalah penyakit kanker paling banyak kedua dan penyebab utama kematian akibat kanker.

Organisasi itu juga menyebutkan bahwa pada tahun 2018, di Amerika Serikat terjadi 234.030 kasus baru kanker paru-paru yakni 121.680 pria dan 112.350 wanita.

Dari jumlah penderita itu sebanyak 154.050 pasien meninggal dunia yakni 83.550 pria dan 70.500 wanita

Orang yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru ketimbang bukan perokok.

Di Amerika Serikat, lebih banyak pria yang merokok.

Pada tahap awal, kanker paru-paru sering tidak menimbulkan gejala pada siapa pun.

Gejala-gejalanya cenderung berkembang dan terlihat ketika sel kanker sudah menyebar ke mana-mana.

Namun, diagnosis dan perawatan dini secara signifikan dapat meningkatkan angka harapan hidup seseorang.

Kanker paru non-sel kecil, atau NSCLC, adalah jenis kanker paru yang paling umum.

Gejala cenderung serupa pada pria dan wanita meliputi batuk yang berlangsung lebih dari beberapa minggu, batuk darah, mengi atau napas bunyi, sakit dada.

Tanda-tanda lainnya, sakit saat bernafas atau batuk, sesak napas, dan suara serak.

Kanker paru-paru juga ditandai terjadi infeksi paru-paru seperti pneumonia atau bronkitis, karena sel-sel kanker menghalangi saluran udara atelektasis.

Paru-paru kolaps setelah kanker menghalangi saluran udara.

Kanker paru-paru juga ditandai terjadi infeksi paru-paru seperti pneumonia atau bronkitis, karena sel-sel kanker menghalangi saluran udara atelektasis.

Paru-paru kolaps setelah kanker menghalangi saluran udara.

Karsinoma sel skuamosa, sejenis kanker kulit, berkembang di paru-paru, maka seseorang juga mengalami sindrom paraneoplastik.

Sindrom paraneoplastik terjadi ketika sel kanker atau sel dari sistem kekebalan tubuh memproduksi hormon atau zat lain yang mengubah jaringan di sekitarnya.

Hal itu dapat menyebabkan gejala, seperti kesulitan berjalan dan menjaga keseimbangan, kram otot, gerakan tak sadar, kehilangan koordinasi otot, kelemahan otot, kesulitan menelan, dan cadel.

SCLC biasanya berkembang di dekat saluran udara pusat paru-paru, dan sering menyebar ke otak.

Gejala awal antara lain sakit kepala, perubahan pandangan, kelemahan di satu sisi tubuh, dan perubahan perilaku.

Kapan harus ke dokter

Orang dengan kanker paru-paru biasanya memiliki sedikit atau tanpa gejala ketika penyakit ini pada tahap awal.

Pada saat sudah cukup lanjut untuk merasakan gejalanya, sel-sel kanker sudah menyebar ke bagian lain dari tubuh. Hal ini berlaku pada pria dan wanita.

Ketika orang merasakan gejala, mereka sering keliru karena efek merokok atau gejala kondisi kurang serius, seperti infeksi.

Diagnosis dini dan pengobatan kanker paru-paru dapat meningkatkan harapan hidup seseorang.

Saat ini di Amerika Serikat, dokter sudah dapat mendiagnosis dan mengobati kanker paru-paru pada tahap awal.

Pasien yang menerima pengobatan untuk kanker paru-paru pada tahap awal memiliki kesempatan hidup lebih baik.

Untuk mencari tanda-tanda kanker paru-paru, dokter dapat memulai dengan menanyakan kesehatan umum seseorang dan gejala-gejalanya.

Kemudian, melakukan pemeriksaan fisik dan tes spirometri.

Dalam tes itu, dokter meminta pasien bernapas ke dalam alat kecil yang disebut spirometer untuk membantu mendiagnosis masalah paru-paru.

Dokter juga melakukan tes darah untuk mengecualikan kondisi lain yang mungkin menyebabkan gejala, seperti infeksi paru-paru.

Untuk memastikan diagnosis dan mengesampingkan kondisi lain, dokter merekomendasikan satu atau lebih dari tes berikut:

* Tes pencitraan

Ini memungkinkan dokter untuk melihat ke dalam tubuh untuk tanda-tanda kanker paru-paru dan penyakit lainnya.

Tes pencitraan mungkin termasuk rontgen dada atau CT scan.

* Sitologi dahak

Selama pemeriksaan ini, orang-orang diminta untuk mengeluarkan sedikit dahak.

Kemudian, dahak dianalisis dokter melalui mikroskop untuk mencari sel-sel kanker.

* Biopsi

Dalam prosedur ini, dokter mengumpulkan sampel kecil sel dari paru-paru seseorang untuk dianalisis di laboratorium.

Untuk mengumpulkan sel-sel, dokter memasukkan tabung tipis melalui mulut atau hidung orang tersebut.

Tips untuk mengatasi gejala

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan seseorang untuk membantu meredakan gejala dan mencegahnya bertambah parah.

Salah satu langkah terpenting adalah berhenti merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya.

Seseorang juga harus mengurangi pajanan terhadap perokok pasif.

Hal itu dapat membantu seseorang untuk bernapas lebih mudah dan memperbaiki gejala seperti sesak napas dan batuk.

Kiat-kiat berikut ini juga dapat membantu mengatasi sesak napas:

* Bernafas perlahan, dengan menghirup hidung dengan lembut dan hembuskan melalui mulut

* Mencoba untuk tetap tenang dan santai, misalnya dengan mendengarkan musik, bermeditasi, atau membaca buku

* Mengarahkan udara sejuk ke wajah dengan menyalakan kipas atau membuka jendela

* Menemukan posisi yang nyaman dan condong ke depan

* Menghindari aktivitas yang bisa mendorong sesak napas, misalnya dengan naik lift alih-alih menggunakan tangga.

* Makan makanan kecil lebih sering, dan menghindari menyantap makanan banyak sekaligus.

Dokter juga dapat memberikan obat-obatan dan oksigen untuk membantu meringankan gejala sesak napas.

Beberapa orang dengan kanker paru-paru juga mendapat terapi yang bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit, stres, dan kecemasan.

Terapi itu antara lain akupunktur, hipnose, pijat, yoga, dan meditasi.

Deteksi dini dan perawatan lebih awal dapat secara signifikan meningkatkan angka harapan hidup.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018