APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Ini Bahaya Rokok bagi Paru-Paru
PDPI Malang, 01 Jun 2019 22:51:23

Setiap tanggal 31 Mei, yang jatuh pada hari ini, World Health Organization (WHO) memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Ini adalah sebuah peringatan global tentang bahaya tembakau bagi kesehatan, terutama kesehatan paru-paru.

Berdasarkan data dari WHO, tembakau atau rokok mengakibatkan lebih dari 7 juta kematian setiap tahunnya. Tidak hanya itu, kerugian ekonomi sebesar USD1,4 triliun juga menjadi dampak tembakau.

Seperti dikatakan sebelumnya, tembakau atau merokok sangat erat kaitannya dengan kesehatan paru-paru. Berikut gangguan kesehatan pada paru-paru yang diakibatkan oleh rokok:

Kanker Paru-paru

Merokok tembakau adalah penyebab utama kanker paru-paru, yang menyebabkan lebih dari dua pertiga kematian akibat kanker paru-paru secara global. Tak hanya para perokok aktif, paparan asap rokok untuk perokok pasif di rumah atau di tempat kerja juga meningkatkan risiko kanker paru-paru. Sementara itu, untuk mengurangi risiko kanker tersebut adalah dengan berhenti merokok.

Penyakit Pernapasan Kronis

Merokok tembakau adalah penyebab utama penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), suatu kondisi di mana ada penumpukan lendir berisi nanah di paru-paru menyebabkan batuk dan kesulitan bernapas yang menyiksa. Risiko rerkena hal ini juga lebih tinggi bagi individu yang mulai merokok pada usia muda. Hal ini karena asap tembakau secara signifikan memperlambat perkembangan paru-paru. Tembakau juga memperburuk asma, yang membatasi aktivitas dan berkontribusi terhadap kecacatan.

TBC

Tuberkulosis (TB) merusak paru-paru dan mengurangi fungsi paru-paru, yang semakin diperburuk dengan merokok tembakau. Sekitar seperempat dari populasi dunia memiliki TB, termasuk Indonesia. Orang yang merokok, juga dua kali lebih mungkin jatuh sakit dengan TB.

Buruk bagi Janin dan Anak-anak

Bayi yang terpapar in-utero terhadap racun asap tembakau, melalui ibu yang perokok atau ibu yang perokok pasif, sering mengalami penurunan pertumbuhan dan fungsi paru-paru. Tak hanya itu, anak-anak kecil yang terpapar asap rokok pasif juga berisiko timbulnya dan memperburuk asma, radang paru-paru, bronkitis, dan infeksi saluran pernapasan bawah.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018