APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Studi: Polusi Udara Bunuh Puluhan Ribu Orang Per Tahun
PDPI Surakarta, 12 Ags 2019 08:43:55

Baru-baru ini, DKI Jakarta menempati peringkat pertama kota paling berpolusi udara di dunia. Ini bukan prestasi yang patut dibanggakan. Di belahan dunia lain pun demikian.

Hasil sebuah penelitian terbaru, polusi udara menyebabkan penyakit paru-paru, serangan jantung, dan stroke yang menewaskan lebih dari 30 ribu orang Amerika setiap tahun.

Para peneliti melihat konsentrasi partikel polusi bersih yang dikenal sebagai particulate matter (PM) 2.5 di seluruh negara dari tahun 1999 hingga 2015. Partikel-partikel kecil ini-30 kali lebih kecil dari lebar rambut manusia-berasal dari pembakaran bahan bakar minyak kendaraan, pembangkit listrik tenaga batu bara, dan sumber industri lainnya.
 
Ketika partikel-partikel ini dihirup, mereka tinggal di pembuluh darah kecil di paru-paru, dan dari waktu ke waktu dapat menyebabkan penyakit paru-paru. Partikel-partikel juga menemukan jalan mereka ke aliran darah, di mana mereka meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, para peneliti menambahkan.
 
"Regulasi polusi udara yang lebih ketat di AS memiliki potensi untuk menyelamatkan puluhan ribu kematian setiap tahun dan meningkatkan umur panjang di seluruh negeri," kata ketua peneliti Majid Ezzati, Ketua Kesehatan Lingkungan di School of Public Health di Imperial College London seperti disitat WebMD.

Meskipun tingkat PM2.5 telah menurun secara keseluruhan sejak 1999, tingkat di banyak daerah tetap tinggi, para peneliti menemukan.

Tahun 2015, para peneliti memperkirakan bahwa polusi udara masih menyebabkan hampir 16 ribu kematian pada wanita dan 15 ribu pada pria di Amerika Serikat. Kematian ini disebabkan oleh serangan jantung dan penyakit pernapasan seperti asma.

Kematian itu menghasilkan harapan hidup yang lebih rendah untuk pria dan wanita, catat para peneliti. Penurunan harapan hidup karena polusi udara terlihat di Los Angeles dan beberapa negara bagian Selatan, termasuk Alabama, Arkansas dan Oklahoma.

Harapan hidup yang pendek adalah tempat-tempat dengan polusi udara yang tertinggi di mana orang miskin tinggal dan paling rendah di daerah orang kaya.

Level PM2.5 yang dapat diterima, ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS, adalah 12 mikrogram per meter kubik udara (ug/m3).

Pada 1999, level tertinggi PM2.5 berada di Fresno County, California, pada 22,1 ug/m3. Pada 2015, level tertinggi berada di Kabupaten Tulare, California, pada 13,2 ug/m3. Level terendah di Apache County, Arizona, pada 2,8 ug/m3.

Ezzati dan rekannya menggunakan data dari Pusat Solusi Udara, Iklim, dan Energi di Universitas Carnegie Mellon di Pittsburgh, ditambah catatan kematian dari Pusat Statistik Kesehatan AS. Mereka mengembangkan model komputer untuk menggabungkan data ini dan sampai pada jumlah kematian yang dapat dikaitkan dengan polusi udara.

Secara keseluruhan, dari hampir 42 juta kematian di Amerika Serikat dari tahun 1999 hingga 2015, para peneliti memperkirakan bahwa 18 juta disebabkan oleh penyakit kardiorespirasi, kemungkinan terkait dengan kualitas udara. Mereka memperhitungkan faktor-faktor seperti usia, pendidikan, kemiskinan, dan merokok, meskipun penelitian ini tidak membuktikan bahwa polusi udara membunuh orang.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018