APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Batuk Terus-menerus? Waspada, Bisa Jadi Itu Gejala Awal TB Paru!
PDPI Lampung & Bengkulu, 25 Jun 2020 18:51:20

Setiap orang pasti pernah mengalami sakit batuk. Namun jika kamu mengalami batuk secara terus-menerus, bisa jadi itu menjadi awal dari gejala TB paru. Sebelum batukmu semakin parah, yuk ketahui gejala TB paru yang lainnya. 

Apa itu TB paru?

Dilansir dari Healthline, bakteri mycobacterium tuberculosis menyebabkan tuberkulosis atau biasa disingkat TB. Penyakit ini disebabkan karena terjadi infeksi yang menular melalui udara yang menghancurkan jaringan tubuh. 

TB paru terjadi ketika bakteri menyerang paru-paru. Perlu kamu ketahui bahwa penyakit ini dapat menular ke organ lain. Namun perlu kamu ketahui bahwa TB paru dapat disembuhkan dengan diagnosis dini dan pengobatan antibiotik.

TB paru, juga dikenal sebagai penyakit konsumsi, menyebar luas sebagai epidemi selama abad ke-18 dan 19 di Amerika Utara dan Eropa.

Setelah penemuan antibiotik seperti streptomisin dan terutama isoniazid, bersama dengan peningkatan standar hidup, dokter lebih mampu untuk mengobati dan mengendalikan penyebaran TB. Gejala TB paru pun bisa lebih cepat terdeteksi.

Gejala TB paru

Dalam hal ini, dokter mengelompokkan jenis penyakit TB menjadi 2, yaitu TB laten dan TB aktif atau paru.

TB laten tidak menimbulkan gejala pada orang yang terinfeksi. Hal tersebut memang sangat berbeda dengan TB aktif yang justru menimbulkan gejala dan menular.

Berbeda dengan TB laten, pada TB aktif kondisi ini membuat tubuh kamu terasa sakit dan dalam banyak kasus dapat menular ke orang lain. Ini dapat terjadi dalam beberapa minggu pertama setelah terinfeksi dengan bakteri TB. 

Tak hanya itu saja, beberapa orang bisa saja mengetahui sudah terinfeksi TB setelah bertahun-tahun kemudian loh. 

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini beberapa tanda dan gejala TB aktif yang menyerang paru-paru:

1. Batuk tiga minggu secara terus-menerus

Gejala paling umum jika kamu terinfeksi TB paru yaitu mengalami batuk terus-menerus selama lebih dari 21 hari. Batuk darah merupakan kondisi yang paling parah dari munculnya penyakit ini.

2. Nyeri pada dada

Tak hanya batuk biasanya kamu merasakan nyeri di bagian paru-paru saat bernapas. Hal ini karena TB paru menginfeksi bagian paru-paru.

3. Penurunan berat badan

Pada umumnya para penderita TB paru mengalami penurunan berat badan karena sakit yang tidak tertahankan.

Hal tersebut tentu membuat nafsu makan menurun drastis. Hasilnya tubuh semakin kurus. Jika sudah mengalami gejala TB paru yang seperti itu, sebaiknya segera ditindaklanjuti.

4. Cepat merasa lelah

Tak hanya berat badan yang turun, efek samping lainnya jika kamu menderita TB paru akan merasakan cepat lelah.

5. Demam mendadak

Para penderita TB paru akan mengalami demam secara mendadak.

6. Berkeringat di malam hari

Gejala lain selain demam, ketika cuaca tidak dingin anehnya kamu akan merasa kedinginan hingga menggigil di malam hari.

Hal tersebut karena infeksi dari bakteri TB paru akan menyebabkan tubuh mengalami kedinginan dan menggigil di malam hari.

7. Gejala TB paru yakni warna urine berubah

Kamu akan mengalami perubahan warna urine pada tahap selanjutnya, jika TB tidak segera diobati.

Tuberkulosis juga dapat memengaruhi kesehatan bagian lain dari tubuh, termasuk ginjal, tulang belakang, hingga bagian otak. Ketika TB terjadi di luar paru-paru, tanda dan gejala bervariasi sesuai dengan organ yang terlibat. 

Sebagai contoh, TBC tulang belakang dapat membuat kamu sering merasakan sakit punggung, dan TBC di ginjal dapat menyebabkan darah dalam urine. Jika kamu mulai merasakan beberapa gejala TB paru di atas tak ada salahnya untuk segera periksa ke dokter. 

Diagnosis gejala TB paru

Dilansir dari Medical News Today, TB dapat disembuhkan tetapi bisa mengancam jiwa jika seseorang tidak menerima pengobatan yang tepat. TB laten dapat berkembang menjadi TB aktif jika seseorang tidak menerima pengobatan pencegahan. 

Dokter dapat menentukan apakah seseorang terinfeksi bakteri TB menggunakan tes kulit atau darah. Tes kulit melibatkan penyedia layanan kesehatan untuk melakukan beberapa suntikan dalam sejumlah kecil cairan yang disebut tuberculin ke lengan bawah seseorang. 

Tes ini dinyatakan positif jika kulit mengalami benjolan atau bengkak dalam kurun waktu 48-72 jam setelah injeksi tersebut dilakukan.

Tes darah untuk mengetahui TB melibatkan pengambilan sampel darah kecil dan menganalisanya untuk respons sistem kekebalan terhadap bakteri TB.

Jika seseorang yang telah melakukan tes dan dinyatakan positif terinfeksi bakteri, pada umumnya dokter juga dapat melakukan rontgen dada atau tes dahak untuk menentukan apakah infeksi telah berkembang menjadi penyakit aktif atau tidak. 

Siapa pun yang mengalami gejala TB paru harus mengunjungi dokter untuk dilakukan uji tes kembali. Tak hanya itu saja, telah dijelaskan sebelumnya bahwa TB paru dapat menular ketika kita melakukan interaksi dengan orang yang sudah terinfeksi. 

Oleh sebab itu sangat dianjurkan, bagi kamu yang mungkin berhubungan dekat dengan orang yang memiliki TB aktif harus segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. Hal ini penting untuk mendeteksi adanya gejala TB paru atau tidak.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018