Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Apa itu Atypical Pneumonia
RSS Feed klikPDPI.com twitter PDPI Facebook Page - Kedokteran Paru & Respirologi Forum Respirologi (Umum) Foto Operasional web PDPI Foto Operasional web PDPI
Members
Untitled Document
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Bahaya Rokok Elektrik
 
Apa itu Atypical Pneumonia





Definisi
Apa itu atypical pneumonia?
Atypical pneumonia adalah infeksi paru-paru (pneumonia) yang disebabkan oleh bakteri-bakteri tertentu termasuk Legionella pneumophila, Mycoplasma pneumonia, dan Chlamydophyla penymoniae. Atypical pneumonia juga disebut ?pneumonia berjalan? karena gejala-gejalanya sangat ringan dan orang-orang sering tidak tahu bahwa mereka mengidap pneumonia.

Seberapa umumkah atypical pneumonia?
Semua orang pada usia berapa pun dapat terkena atypical pneumonia. Umumnya memengaruhi orang-orang dengan usia lebih muda dari 40 tahun.
Atypical pneumonia merupakan penyakit menular. Umumnya tersebar di lingkungan yang ramai, seperti rumah tangga, sekolah, dan tempat kerja, lebih sering terjadi pada musim dingin dibanding musim-musim lain.

Tanda-tanda & gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala atypical pneumonia?
Pneumonia karena Mycoplasma sp dan Chlamydophila sp. biasanya ringan. Namun demikian, pneumonia karena Legionella pneumophilia memiliki gejala yang parah khususnya pada 4 hingga 6 hari pertama, dan gejala mungkin akan berlangsung sementara hingga benar-benar hilang.

Gejala pneumonia yang paling umum adalah:
- menggigil
- batuk (pada kasus Legionella pneumonia, Anda mungkin mengalami batuk berdahak disertai darah)
- demam, dapat berupa demam ringan atau demam tinggi
- kesulitan bernapas (mungkin hanya terjadi apabila Anda memaksakan diri)

Gejala lain termasuk:
- nyeri dada yang menjadi parah saat Anda menarik napas dalam-dalam atau batuk
- kebingungan, khususnya pada orang-orang yang lebih tua atau pada orang-orang dengan Legionella pneumonia
- sakit kepala
- kehilangan napsu makan, kekurangan energi, dan keletihan
- nyeri otot dan kekakuan pada sendi
- berkeringat dan kulit yang lembap

Di samping itu, atypical pneumonia memiliki gejala yang kurang umum seperti:

Legionella pneumonia:
- diare

Mycoplasma pneumonia:
- sakit pada telinga
- sakit atau nyeri pada mata
- benjolan pada leher
- ruam (dengan mycoplasma pneumonia)
- sakit tenggorokan
Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?
Hubungi dokter apabila Anda mengalami demam tinggi, dahak berdarah, peningkatan dahak, atau sakit kepala yang parah. Hubungi dokter sesegera mungkin atau pergilah ke UGD bila mengalami kesulitan bernafas

Penyebab
Apa penyebab atypical pneumonia?
Bakteri-bakteri yang menyebabkan pneumonia karena mycoplasma dan chlamydophila biasanya menyebar dari orang ke orang lainnya melalui udara lewat batuk dan bersin. Khususnya:
- Mycoplasma pneumonia umumnya tersebar di lingkungan yang ramai, seperti rumah tangga, sekolah, dan tempat kerja, lebih sering terjadi pada musim dingin dibanding dengan musim-musim lain
- Chlamydophila pneumonia terjadi sepanjang tahun, sebanyak 5%-15% infeksi pneumonia dikarenakan chlamydophyla
Penyebab Legionella pneumonia telah diasosiasikan dengan paparan udara dari air hangat yang terkontaminasi, misalnya air dalam tangki air panas, menara pendingin, bak mandi air panas, dan penyejuk udara pada bangunan besar. Tanah dan air pada lingkungan juga dapat menjadi sumber bakteri.

Faktor-faktor risiko
Apa yang meningkatkan risiko saya untuk atypical pneumonia?
Faktor risiko dari atypical pneumonia termasuk:
- sering bekerja di lingkungan yang ramai: kontak dengan banyak orang dan bekerja di tempat umum meningkatkan risiko kontak dengan seseorang yang mengidap pneumonia
- merokok: merokok mengakibatkan perlawanan tubuh terhadap bakteri menjadi menurun, yang membuat bakteri-bakteri dari atypical pneumonia mudah menginfeksi tubuh
- sistem imun tubuh yang lemah: orang-orang dengan HIV/AIDS yang telah mendapat transplantasi organ atau yang menjalani kemoterapi atau mengonsumsi steroid dalam jangka panjang memiliki risiko

Obat & Pengobatan
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Apa saja pilihan pengobatan saya untuk atypical pneumonia?
Orang dengan atypical pneumonia dapat diobati dengan antibiotik selama 2 minggu atau lebih. Demam dan perasaan tidak nyaman dapat diatasi dengan aspirin, (waspada: jangan berikan aspirin pada anak-anak), NSAIDS (seperti ibuproten atau naproxen), atau acetaminophen. Orang-orang dengan atypical pneumonia disarankan untuk minum banyak cairan untuk melonggarkan sekresi pernapasan dan istirahat yang cukup.
Anda perlu pergi ke rumah sakit apabila mengidap atypical pneumonia ringan. Namun pada kasus yang parah dapat berarti opname di rumah sakit di mana antibiotik dapat diberikan melalui infus. Oksigen tambahan juga bisa saja diberikan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk atypical pneumonia?
Orang-orang yang dicurigai mengidap pneumonia harus menjalani evaluasi kesehatan yang lengkap. Mungkin akan sulit bagi dokter untuk mendeteksi apa Anda mengidap pneumonia atau bronkitis, jadi mungkin Anda perlu dirontgen. Tergantung dari seberapa parah penyakitnya, tes-tes lain juga dapat dilakukan, termasuk:
- arterial blood test atau pemeriksaan darah arteri
- complete blood count (CBC) atau pemeriksaan darah perifer lengkap (DPL)
- kultur darah
- tes darah untuk mengidentifikasi bakteri-bakteri yang spesifik
- bronchoscopy (jarang dibutuhkan)
- CT scan dari dada
- open lung biopsy (hanya dilakukan pada penyakit yang serius di mana tes lain tidak dapat dilakukan)
- kultur sputum
- tes urin untuk mengecek bakteri legionella
Tes urin atau swab tenggorokan juga mungkin akan dilakukan.

Pengobatan di rumah
Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi atypical pneumonia?
Gaya hidup berikut dapat membantu Anda mengatasi atypical pneumonia:
- patuhi semua instruksi dokter setelah pengobatan
- periksa ulang secara berkala untuk mengetahui perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan Anda
- rajin mencuci tangan adalah cara terbaik untuk menghentikan penyebaran infeksi
- perbanyak minum cairan (enam hingga delapan gelas air per hari) untuk menghindari dehidrasi
- gunakan humidifier untuk membantu menghilangkan dahak
- gunakan acetaminophen atau aspirin (kecuali pada anak-anak) untuk meredakan deman atau nyeri
- konsumsi obat-obatan sesuai resep. Habiskan semua antibiotik
- lakukan vaksin flu setahun sekali dan tanyakan apabila Anda memerlukan vaksin pneumonia
- jangan berhenti mengonsumsi antibiotik saat Anda merasa lebih baik kecuali bila dokter Anda menyarankannya
- berhenti merokok

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.



https://hellosehat.com/penyakit/atypical-pneumonia/
hellosehat.com, 28 Februari 2017


PDPI Lampung & Bengkulu. 28/02/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan
 

Free Web Counters

©2003 Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
Privacy Policy  webmaster@klikpdpi.com


 
Intranet PDPI