Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Emfisema, Bisa Diakibatkan Rokok dan Kelainan Genetik
RSS Feed klikPDPI.com twitter PDPI Facebook Page - Kedokteran Paru & Respirologi Forum Respirologi (Umum) Foto Operasional web PDPI Foto Operasional web PDPI
Members
Untitled Document
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Bahaya Rokok Elektrik
 
Emfisema, Bisa Diakibatkan Rokok dan Kelainan Genetik





Emfisema merupakan penyakit paru-paru kronis (jangka panjang) yang bisa memburuk dari waktu ke waktu. Emfisema biasanya disebabkan akibat merokok. Pada penderita emfisema beberapa kantung udara di paru-parunya mengalami kerusakan, sehingga sulit untuk bernapas. Emfisema juga dikenal dengan penyakit paru-paru COPD.

Penyebab Emfisema
1. Merokok
Sebagian besar kasus emfisema disebabkan akibat kebiasaan merokok. Asap rokok yang masuk ke dalam paru-paru dapat menyebabkan kerusakan permanen. Berhenti merokok merupakan cara terbaik bagi penderita emfisema yang memiliki kebiasaan merokok. Berhenti merokok dapat menghentikan kerusakan paru-paru sesegera mungkin.

2. Alpha-1 antitrypsin defisiensi
Beberapa orang menderita emfisema karena kelainan genetik langka yang disebut alpha-1 antitrypsin defisiensi. Orang dengan alpha-1 akan kehilangan enzim yang melindungi paru-paru mereka. Beberapa orang dengan alpha-1 defisiensi menderita emfisema tanpa pernah merokok. Dalam beberapa kasus, orang yang menderita emfisema diakibatkan oleh kombinasi dari merokok dan memiliki alpha-1.

3. Polusi udara, termasuk perokok pasif
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa polusi udara turut berkontribusi dalam memicu yang emfisema, terutama pada orang yang juga merokok.

Tanda dan gejala emfisema
Emfisema biasanya ditandai dengan beberapa gejala berikut ini:
1. Sesak nafas
2. Dada seperti gentong
3. Mengi
4. Kelelahan
5. Berat badan menurun tanpa adanya usaha untuk menurunkan
Jika Anda memiliki tanda-tanda dan gejala tersebut segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya dokter akan menggunakan spirometri untuk mengukur berapa banyak udara yang keluar dari paru-paru Anda.
Tanda-tanda dan gejala dari emfisema tidak akan hilang seiring berjalannya waktu, bahkan bila didiamkan terlalu lama gejala akan bertambah buruk. Semakin cepat Anda memeriksakan diri maka semakin cepat pula Anda mendapatakan pengobatan.

Diagnosis
Untuk mengetahui apakah Anda memiliki emfisema, dokter akan melakukan beberapa tes berikut ini:
1. Pemeriksaan fisik, termasuk mendengarkan pernapasan di paru-paru dan suara pernapasan Anda.
2. Menggunakan spirometri, tes ini mengukur berapa banyak udara yang bisa keluar dari paru-paru Anda.
3. Sinar-X dada
4. Tes darah

Pengobatan untuk emfisema
Tidak ada obat menyembuhkan kerusakan paru-paru, namun ada kemungkinan obat tersebut berfungsi untuk memperlambat perkembangan penyakit dan meringankan gejalanya. Berinut ini eberapa pengobatan untuk emfisema:
1. Berhenti merokok dan jauhi lingkungan yang penuh dengan asap rokok. Dengan berhenti merokok, Anda dapat memperlambat emfisema.
2. Konsumsi obat-obatan, yang mungkin termasuk pil, puffers dan oksigen tambahan.
3. Bergabunglah dengan kelas rehabilitasi paru untuk mengikuti program latihan khusus.



http://doktersehat.com/emfisema-bisa-diakibatkan-rokok-dan-kelainan-genetik/
doktersehat.com, 13 Maret 2017


PDPI Malang. 13/03/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan
 

Free Web Counters

©2003 Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
Privacy Policy  webmaster@klikpdpi.com


 
Intranet PDPI