Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Rokok Tak Hanya Sebabkan Kanker Paru, Bisa Picu Tumor Lain
RSS Feed klikPDPI.com twitter PDPI Facebook Page - Kedokteran Paru & Respirologi Forum Respirologi (Umum) Foto Operasional web PDPI Foto Operasional web PDPI
Members
Untitled Document
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Bahaya Rokok Elektrik
 
Rokok Tak Hanya Sebabkan Kanker Paru, Bisa Picu Tumor Lain?





Temuan terbaru terkait aktivitas merokok harusnya dapat menggugah keinginan mengurangi asupan nikotin ke dalam tubuh.

Para peneliti menemukan bahwa kegemaran merokok, bahkan sampai menghabiskan sebungkus rokok sehari, bisa menyebabkan 150 kerusakan pada sel paru-paru setiap tahunnya.
Studi menemukan adanya gen yang rusak - termutasi di beberapa organ tubuh, yang disebabkan hobi merokok.
Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Science, ada hubungan antara jumlah rokok yang dibakar dengan jumlah kerusakan DNA yang berhubungan dengan tumor dan kanker.
Mutasi atau perubahan gen ini tak hanya terlihat di kanker paru-paru, namun juga terdeteksi di tumor di area kandung kemih, ginjal dan tenggorokan.
Hal ini kian menguatkan alasan merokok dapat menyebabkan kanker selain kanker paru-paru.

Merokok membunuh enam juta orang di dunia setiap tahun, dan jika tren merokok saat ini kian berkembang, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi tingkat kematian yang disebabkan oleh rokok dapat mencapai satu1 miliar orang sepanjang abad ini.

Kanker disebabkan oleh perubahan DNA sel-sel di dalam tubuh. Merokok pun telah dihubungkan dengan setidaknya 17 tipe kanker. Namun hingga kini peneliti belum menemukan dengan jelas mekanisme perkembangan tipe-tipe kanker tersebut.

Ludmil Alexandrov, peneliti dari Los Alamos National Laboratory, Amerika Serikat, mengatakan sampai saat ini sulit untuk dijelaskan bagaimana risiko kanker dapat menyerang bagian tubuh yang tidak ada kontak langsung dengan rokok.
"Sebelum ini, kami mempunyai cukup banyak bukti epidemiologi yang menghubungkan rokok dengan kanker. Tapi kini kami dapat mengobservasi dan menghitung jumlah perubahan molekul di dalam DNA," ujar Alexandrov seperti dilaporkan laman FoxNews.
Riset yang dilakukan oleh tim Alexandrov itu menganalisa 5000 tumor, dan membandingkan kanker dari perokok dan mereka yang tidak pernah merokok. Mereka kemudian menemukan jejak molekul-molekul yang mengalami kerusakan dalam DNA perokok.
Mereka menghitung, di dalam sel paru-paru orang yang menghabiskan rokok sebungkus sehari, rata-rata mengalami 150 perubahan sel setiap tahun.
Tiap kali mutasi itu terjadi, maka saat itu juga berpotensi terjadi kerusakan gen, yang dapat menjadi pintu masuk kanker. Hasil lain juga menunjukkan bahwa merokok sebungkus sehari menjadi jalan untuk perubahan 97 sel di laring, 39 mutasi di faring, 23 di area mulut, 18 di kandung kemih, dan enam mutasi di setiap sel di paru-paru.




http://www.dokterdigital.com/id/news/3082_rokok-tak-hanya-sebabkan-kanker-paru-bisa-picu-tumor-lain.html
dokterdigital.com, 31 Maret 2017


PDPI Sumatera Utara. 31/03/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan
 

Free Web Counters

©2003 Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
Privacy Policy  webmaster@klikpdpi.com


 
Intranet PDPI