Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Penanganan Serangan Asma Saat Anak Berada di Rumah
RSS Feed klikPDPI.com twitter PDPI Facebook Page - Kedokteran Paru & Respirologi Forum Respirologi (Umum) Foto Operasional web PDPI Foto Operasional web PDPI
Members
Untitled Document
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Bahaya Rokok Elektrik
 
Penanganan Serangan Asma Saat Anak Berada di Rumah?





Pengetahuan dalam menangani anak yang terserang asma harus diketahui oleh orangtua si penderita. Asma dapat terus menghantui penderita dalam kurun waktu yang lama, dari dia anak-anak hingga dia dewasa. Oleh sebab itu penanganan asma yang tepat harus diketahui baik oleh penderita dan orang terdekatnya. Apa saja bentuk penanganan pada asma tersebut dapat anda simak pada artikel ini.

Apa itu Asma?
Asma memiliki Istilah medis asma bronchial, yaitu keadaan menyempitnya saluran pernapasan atas, karena beberapa penyebab.
Penyebab tersering yang mengakibatkan Asma adalah alergi, olahraga/aktivitas fisik yang berat,dan keadaan lingkungan, seperti suhu, asap, dan debu.

Risiko asma yang lebih tinggi terdapat pada anak yang
- Berada dilingkungan perokok.
- Bayi yang lahir prematur.
- Ada riwayat asma dalam keluarga.
- Memiliki alergi.

Gejala
Berikut ini adalah gejala-gejala yang timbul saat si kecil menderita asma, kenali dan cepatlah tanggap pada gejala-gejala berikut:
- Batuk
- Sesak napas
- Terdapat bunyi mengi/wheezing yaitu bunyi frekuensi tinggi yang terdengar seperti "ngiikkk-ngikkk."
- Anak tampak pucat kebiruan karena kurangnya asupan oksigen dalam tubuh.
- Pada anak yang bayi, bayi akan rewel dan gelisah.
- Sulit tidur.
- Lemas.
- Asupan makan dan minum yang kurang/menurun.

Pencegahan
Asma jarang bisa disembuhkan secara total, yang dapat dilakukan hanya mencegah agar sikecil jangan sampai sering mengalami serangan.
Anda dapat mencari hal yang memicu asma si kecil dan jauhkanlah dari hal tersebut. Olahraga secara teratur juga dapat membantu mengatur regulasi sistem imunitas tubuh, sehingga reaksi alergi seperti asma dapat dikurangi. Untuk penderita asma lakukan olahraga yang tidak terlalu melelahkan, yang justru dapat memicu kambuhnya asma.

Penanganan atau Pengobatan
Berikut ini adalah penangan yang harus dapat anda lakukan saat si buah hati terserang asma:
Selain obat-obatan, terapi menggunakan nebulizer juga sangat membantu penderita asma. Nebulizer adalah alat yang berfunsi untuk mengubah obat-obatan cair ke dalam bentuk gas/uap. Si kecil hanya perlu mengisap uap yang telah mengandung obat. Uap tersebut keluar dari alat nebulizer. Terapi menggunakan alat nebulizer selain efektif juga memiliki? resiko efek samping yang lebih rendah daripada pemberian terapi lain.
Bila si kecil menderita asma, lebih baik Anda selalu menyediakan obat inhaler di rumah (obat yang disemprotkan langsung ke dalam hidung atau mulut) untuk mengurangi gejalanya, dan ajarkan dia menggunakannya sendiri dengan benar. Mintalah petunjuk dan resep dokter.
Bila anak anda menderita asma akut, segeralah bawa ke dokter untuk penanganan lanjutan. Dokter akan memberikan terapi untuk mengurangi dan menghilangkan penyempitan saluran pernapasan.
Selain itu, hendaknya orangtua juga mencari penyebab serangan asma pada si kecil. Hal yang menjadi pencetus asma hendaknya dijauhkan, agar balita Anda tidak terlalu sering kambuh.

Diharapkan dengan mengetahui bagaimana penyakit asma ini dan penanganan yang tepat, anda dapat meminimalisir kejadian terburuk akibat asma. Bagi penderita asma harus tetap waspada karena asma bisa menyerang kapan pun dan dimanapun.



http://www.sikecil.info/2017/04/penanganan-serangan-asma-ketika-di-rumah.html
sikecil.info, 12 April 2017


PP-PDPI. 12/04/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan
 

Free Web Counters

©2003 Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
Privacy Policy  webmaster@klikpdpi.com


 
Intranet PDPI