"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Apa itu sinusitis
 
Link
Free Web Counters
Members
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Mengenal COPD/PPOK

 
Apa itu sinusitis





Sinusitis adalah infeksi dan pembengkakan pada sinus akibat penyumbatan. Sinusitis dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung hanya dalam jangka yang pendek (4 minggu), yang disebut sinusitis akut. Kasus lain yaitu sinusitis yang bisa bertahan sekitar 3 bulan dan kambuh lagi disebut sinusitis kronis.

Seberapa umumkah sinusitis?
Sinusitis adalah kondisi yang biasa terjadi dan dapat terjadi pada semua orang. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala
Apa saja ciri dan gejala sinusitis?
Ciri dan gejala sinusitis adalah:
- Sakit kepala
- Batuk, terutama di malam hari
- Demam
- Merasa berat atau nyeri di dahi atau di wajah
- Hidung tersumbat dan berair, dengan cairan berwarna biru hijau kuning
- Sakit tenggorokan
Gejala ini akan sembuh setelah 7-21 hari.
Kemungkinan ada tanda-?tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?
Anda perlu berkonsultasi atau membawa anak-anak ke rumah sakit jika setelah satu bulan gejala tidak pulih atau cenderung lebih parah. Gejala tersebut seperti:
Lingkaran hitam pada mata, bengkak dan nyeri:
- Dahi bengkak
- Sakit kepala parah
- Kebingungan atau mengigau
- Kekakuan leher
- Pernapasan yang tidak lancar dan sesak napas

Penyebab
Apa penyebab sinusitis?
Penyebab sinusitis adalah bakteri, alergi, polusi atau polip hidung (pertumbuhan jinak di hidung menyebabkan kemampatan). Selain itu, sinusitis sering terjadi setelah Anda terkena flu, atau setelah mengalami kontak dengan alergen (seperti makan, minum, menghirup, atau menyentuh). Selain itu, sinusitis kronis dapat disebabkan oleh sinus sempit bawaan atau sinus yang terlalu kering.

Faktor-faktor risiko
Siapa yang berisiko terkena sinusitis?
Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena sinusitis, seperti:
- Kontak langsung dengan alergen atau pencemaran lingkungan
- Mengalami gangguan kekebalan tubuh seperti HIV / AIDS, fibrosis kistik
- Memiliki asma
- Merokok

Obat & Pengobatan
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja obat sinusitis yang sering digunakan?
Untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan yang disebabkan oleh sinusitis, Anda dapat menggunakan obat semprot atau obat tetes dengan dekongestan. Untuk sakit kepala yang ringan, Anda dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit yang mengandung paraceetamol.

Dokter mungkin meresepkan antihistamin atau obat semprot hidung kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan sinus. Metode ini sangat efektif jika Anda menderita polip hidung. Untuk peradangan sinus yang disebabkan oleh infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik.

Selain itu, dokter juga akan melakukan prosedur pembedahan pada kasus sinusitis yang disebabkan oleh infeksi jamur, septum hidung yang menyimpang, atau polip hidung.

Apa saja tes yang dilakukan untuk mendiagnosis sinusitis?
Dokter akan memeriksa telinga, hidung dan tenggorokan, dan dada menggunakan stetoskop medis untuk mendiagnosis sinusitis. Selain itu, dokter dapat melakukan endoskopi pada hidung, CT scan atau MRI pada sinus dapat dilakukan jika Anda dicurigai memiliki infeksi sinusitis karena jamur atau tumor lainnya.

Untuk menentukan penyebab sinusitis Anda, dokter akan bertanya tentang frekuensi sinusitis pada setiap tahun, dan aktivitas yang Anda lakukan sebelum gejala didiagnosis dan mereka dapat merekomendasikan rontgen atau melakukan tes lain jika diperlukan.

Pengobatan di rumah
Apa saja pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sinusitis?
Berikut adalah perawatan di rumah yang dapat membantu Anda mengatasi sinusitis:
- Minumlah banyak air untuk mengencerkan lendir di hidung
- Jangan minum alkohol
- Jangan merokok
- Gunakan kompres hangat untuk daerah sinus 4 kali sehari, selama 1 sampai 2 jam
- Hindari kontak dengan alergen
- Jangan menggunakan obat semprot hidung yang tidak spesifik. Obat-obat ini mungkin mengandung zat-zat yang tidak cocok untuk Anda dan membuat penyakit lebih buruk
- Posisikanlah kepala Anda menjadi lebih tinggi saat tidur

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.




https://hellosehat.com/penyakit/sinusitis/
hellosehat.com, 10 Mei 2017


PDPI Malang. 10/05/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan