"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Mengobati Penyakit Bronkitis pada Anak
 
Link
Free Web Counters
Members
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Mengenal COPD/PPOK

 

Mengobati Penyakit Bronkitis pada Anak
paru malang
image: pakarnutrisi.net



Bronkitis adalah infeksi atau peradangan yang terjadi pada saluran udara utama yang ke paru-paru atau yang disebut bronkus. Bronkitis pada anak bisa terjadi ketika virus penyebab flu, batuk, dan sinusitis menyebar sampai ke bronkus dan berkembang biak di sana.

Ketika kuman tersebut sudah berdiam dan berkembang biak dalam bronkus, maka saluran udara akan membengkak, meradang, dan dipenuhi lendir. Selain virus, bronkitis pada anak juga bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu alergi, infeksi bakteri, dan iritasi oleh karena asap polusi, asap rokok, dan debu.

Seperti Apa Gejala-gejalanya
Bronkitis yang bersifat akut akan memunculkan beberapa gejala berikut.
- Batuk-batuk yang berlangsung selama lima hari atau lebih
- Keluar dahak bening, kuning, hijau, atau putih
- Dada mudah sakit atau terasa nyeri saat batuk
- Tidak selalu disertai demam, meski demam ringan mungkin sesekali muncul

Pada kondisi tertentu, anak harus segera mendapat pertolongan dokter, yaitu bila ada demam dengan temperatur di atas 38C disertai hilang nafsu makan, sesak napas, dan badan terasa ngilu. Tanda-tanda ini bisa mengartikan sang anak menderita pneumonia dan membutuhkan Dokter untuk mendapatkan pengobatan antibiotik.

Selain akut, bronkitis pada anak juga ada yang bersifat kronis. Bronkitis kronis pada anak memiliki gejala-gejala seperti di bawah ini:
- Anak mengalami batuk terus-menerus yang disertai dengan keluarnya dahak berwarna bening, kuning, hijau, atau putih paling sedikit terjadi selama tiga bulan dalam setahun atau lebih dari dua tahun berturut-turut.
- Anak kadang-kadang mengalami mengi atau napas yang berbunyi (wheezing) dan sesak napas.
- Merasa sangat lelah.

Bagaimana Cara Mengobatinya
Kasus bronkitis akut pada anak, kebanyakan sembuh dalam dua minggu tanpa perawatan. Namun dalam situasi tertentu, dokter kemungkinan akan memberikan resep. Mintalah penjelasan jika dokter meresepkan beberapa obat berikut:
- Antibiotik
Kebanyakan bronkitis pada anak disebabkan oleh virus sehingga pemberian antibiotik akan sia-sia. Namun jika penyebabnya adalah bakteri, maka antibiotik adalah jawaban yang tepat. Tanyakan hal ini kepada dokter agar pemberian antibiotik tidak sia-sia.
- Obat batuk
Batuk berdahak memiliki keuntungan bagi anak yang mengidap bronkitis. Batuk jenis ini justru membantu mengeluarkan penyebab iritasi dari paru-paru dan saluran udara. Orang tua dapat memberikan obat batuk pada anak untuk membantu meredakannya jika keadaan tersebut membuat sang anak tidak dapat tidur.
- Obat-obatan jenis lain
Obat-obatan jenis lain mungkin akan diperlukan, terutama jika anak menderita alergi, asma, atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Biasanya, dokter akan merekomendasikan pemakaian inhaler dan obat lainnya untuk meredakan peradangan dan penyempitan di saluran udara.

Selain memerhatikan hal di atas, anak harus diberi cukup cairan agar terhindar dari dehidrasi dan membantu membilas lendir yang menyebabkan penyumbatan saluran napas. Jika anak terus berada di dalam ruangan ber-AC, yang biasanya membuat lingkungan lebih kering, sediakan pelembap ruangan sehingga membantu mempermudah anak untuk bernapas.

Agar hidung anak tidak tersumbat, berikan obat tetes pada hidung untuk memudahkannya bernapas. Usahakan anak cukup tidur dan pastikan kamar yang ditempati anak bebas debu dan asap rokok. Jika dibutuhkan, topanglah tubuhnya dengan bantal menjadi posisi setengah duduk saat tidur untuk memudahkan bernapas.

Anak yang menderita bronkitis kronis kemungkinan membutuhkan latihan pernapasan. Agar pelatihan yang didapat anak optimal, maka mungkin dibutuhkan kehadiran seorang terapis. Terapis ini harus menguasai program fisioterapi untuk paru-paru, yaitu termasuk melatih cara bernapas yang lebih mudah dan meningkatkan kemampuan anak dalam olah fisik.

Mencegah Selalu Lebih Baik
Bronkitis pada anak disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, maka mencegahnya bisa dilakukan dengan cara menjauhkan anak dari penyebabnya. Pastikan anak selalu mencuci tangan dengan bersih sesudah bermain dan saat hendak makan. Wajib hukumnya bagi orang tua untuk memberikan nutrisi yang baik dan seimbang pada anak agar sistem kekebalan tubuh mereka dapat bekerja secara optimal. Jika diperlukan, jauhkan anak dari penderita bronkitis demi mencegah dirinya terpapar penyakit yang sama.

Jika anak sudah waktunya mendapat vaksinasi, maka berikanlah vaksin yang terkait pencegahan terhadap penyakit ini. Yang wajib dilakukan adalah menjauhkan anak dari asap rokok. Sesehat apa pun, bronkitis pada anak sangat berisiko diidap oleh anak-anak yang terpapar asap rokok.




Sumber Berita : http://www.alodokter.com/...
Sumber Gambar : http://www.pakarnutrisi.net/...
alodokter.com, 09 September 2017


PDPI Jatim. 09/09/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan