"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Gizi Pada Tuberkulosis Paru
 
Link
Free Web Counters
Members
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Mengenal COPD/PPOK

 

Gizi Pada Tuberkulosis Paru
paru malang
image: 1.bp.blogspot.com



TB Paru yaitu suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri mikrobakterium tuberkulosa. Penyakit TB dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan) dan dimana saja.

Tanda dan gejala TB paru adalah demam yang berlangsung lama, sering berkeringat di malam hari, batuk-batuk lebih dari 3 minggu, nafsu makan menurun, berat badan menurun dan batuk ada dahak/ berdarah. Pengobatan pada TB paru adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dibantu oleh pembantu minum obat.

Pencegahan TB paru sepeti tidak meludah sembarangan, menutup mulut saat ada orang batuk ataupun bersin, olahraga teratur, jaga jarak aman ketika berhadapan dengan penderita TB Paru serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang sehat dan bergizi. Kurang asupan makanan dapat menyebabkan, anoreksia, depresi, rasa lelah, mual, muntah, sesak nafas, diare, demam dan infeksi. Tujuan diet pada pasien TB paru adalah meningkatkan status gizi & daya tahan tubuh, memberi asupan zat gizi makro & mikro sesuai dengan kebutuhan, mencapai & mempertahankan berat badan normal, mencegah penurunan berat badan yang berlebihan, mengatasi gejala diare, mual & muntah dan mendorong perilaku sehat dalam menerapkan diet, olahraga dan relaksasi.

Syarat diet pada pasien TB paru, kebutuhan kalori : 2000 3000 Kkal / hr, protein: 1,5 2 gr / kg BB/ hr, lemak cukup, vitamin & mineral tinggi, terutama vitamin A, B12, C, E, Folat, kalsium, magnesium, seng, selenium, serat cukup,berasal dari sayur & buah, cairan cukup, sesuai dengan keadaan pasien, elektrolit. Kehilangan elektrolit melalui muntah dan diare perlu diganti ( natrium, kalium, klorida ), bentuk makanan dimodifikasi sesuai dengan keadaan pasien, makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering, hindari makanan yang merangsang pencernaan, menghindari makanan yang diawetkan / yang beragi, makanan yang bersih bebas dari pestisida/ bahan kimia, menghindari rokok, kafein & alcohol dan rendah laktosa & rendah lemak jika ada diare

Makanan yang dianjurkan pada pasien TB paru seperti banyak mengandung karbohidrat, protein hewani, sayur-sayuran dan buah-buahan. Makanan yang tidak dianjurkan seperti, gula serta olahan gula, gorengan , makanan pedeas, kopi, teh, alkohol dan softdrink.

Distribusi makan dalam sehari dengan Makanan pokok 3 kali/hari, terdiri dari nasi + lauk hewani + lauk nabati + sayur + buah dan makanan selingan 2 3 kali/hari, dianjurkan makanan selingan yang padat gizi, misalnya bubur kacang hijau, susu atau produk olahannya, biskuit, roti isi, makanan yang mengandung margarine, telur dan bahan lain yang dapat menyumbangkan energi dan protein.



Sumber Berita : http://www.rsuppersahabatan.co.id/...
Sumber Gambar : http://1.bp.blogspot.com/...
rsuppersahabatan.co.id, 11 September 2017


PDPI Malang. 11/09/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan