"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Kerusakan Parah Paru-paru bagi Pengguna Kokain
 
Link
Free Web Counters
Members
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

Tutorial Aplikasi ISR

Mengenal COPD/PPOK

 

Kerusakan Parah Paru-paru bagi Pengguna Kokain
paru malang
image: netralnews.com


Pengguna narkotika sudah tentu mengalami kesehatan yang kurang baik karena senyawa kimia yang dipaksakan masuk ke tubuh untuk mendapatkan efek samping (nge-fly).

Khususnya bagi para pengguna dalam penyalahgunaan kokain yang menghirup melalui hidung mereka. Akan menyebabkan berbagai penyakit hidung dan sinus. Efek penyalahgunaan kokain lainnya yaitu terhadap telinga, hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Dari informasi yang dirangkum pada Minggu (17 9 2017), banyak pengguna mengeluhkan iritasi hidung, pengerasan kulit hidung, mimisan berulang, hidung tersumbat, nyeri wajah yang disebabkan oleh sinusitis, dan suara serak.

Selain itu, selaput lendir kedua sisi atau tulang rawan yang memisahkan hidung dapat rusak oleh suplai darah menurun, bersama dengan pengeringan, pengerasan kulit, dan hidung

Hal ini menyebabkan perforasi atau lubang di septum hidung, adanya cairan sekret busuk, mimisan, dan bunyi bersiul ketika napas lewat hidung, yang disebut hidung coke.

Karena sumbatan hidung merupakan keluhan umum, banyak pengguna kokain membeli obat warung untuk hidung tersumbat yang justru menambah masalah karena juga menutup atau mempersempit pembuluh darah.

Efek langsung dari merokok kokain bertanggung jawab untuk komplikasi paru-paru dan bernapas. Luas permukaan paru-paru dan suplai darah yang besar menyebabkan stimulasi otak untuk napas yang cepat dan mendalam yang disebut napas Kussmaul.

"Memanfaatkan teknik inhalasi dalam dan menahan napas untuk memaksimalkan jumlah kokain yang dihirup dan diserap dapat menyebabkan paru-paru rusak," dimuat dalam sumber tersebut.

Pengguna kokain ini akan mengeluh nyeri dada yang tajam, sering lebih buruk dengan pernapasan dalam, sakit leher, sulit atau sakit saat menelan, dan udara di bawah kulit yang ketika ditekan seperti nasi kering yang dalam bahasa medis disebut krepitasi di bawah kulit ketika disentuh (emfisema subkutan). Meskipun tidak biasa, paru-paru pengguna kokain dapat terisi dengan cairan (edema paru), menyebabkan sesak napas ekstrim, kadang-kadang gagal pernafasan, dan kematian.



Sumber Berita : http://www.netralnews.com/news/....
Sumber Gambar : http://www.netralnews.com/foto/...
netralnews.com, 18 September 2017


PDPI Jatim. 18/09/17.



Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan