"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Adakah Kaitan antara Asma dan Obesitas?
 
Link
Free Web Counters
Members
News
1 2 3 4 5
Mitra Kerja
Video

World TB Day 2018 oleh PDPI

Tutorial Aplikasi ISR
"
 

 

Adakah Kaitan antara Asma dan Obesitas?

Dalam banyak penelitian di masa lalu telah terungkap bahwa di dalam komunitas dengan tingkat obesitas yang tinggi, cenderung memiliki tingkat penderita asma yang tinggi pula.

Seperti dilansir laman doctoroz.com, disebutkan jumlah tersebut tak hanya menghitung anak-anak, tapi pun penderita dewasa.

Lantas muncul pertanyaan, apakah kondisi kelebihan berat badan dan serangan asma merupakan hal yang terkait?

Penelitian terdahulu mengungkap, orang dengan obesitas memiliki kemungkinan untuk menderita asma 50 persen lebih besar dibandingkan mereka yang memiliki berat badan normal.

Lebih dari itu, risiko asma berjalan seiring dengan naiknya body mass index (BMI) -indeks massa tubuh.

BMI adalah ukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi badan dan berat badan yang berlaku untuk pria dan wanita dewasa.

Diketahui, risiko asma meningkat sekitar sepertiga untuk setiap kenaikan tiga poin BMI.

Sebab, untuk setiap kenaikan BMI, jalan napas seseorang juga menjadi lebih reaktif, -ini adalah gejala kunci yang bisa menyebabkan asma.

Meski hubungan ini terlihat cukup jelas, namun para peneliti tetap belum bisa membaca ke arah mana kaitan kedua kondisi ini.

Apakah karena menjadi penderita asma menyebabkan obesitas, -misalnya karena penderita asma memiliki hambatan dalam berolahraga?


Baca juga : Lingkungan Banyak Pepohonan Turunkan Risiko Asma Kambuh


Atau, apakah obesitas -entah bagaimana caranya, menyebabkan asma?

Kendati demikian, setidaknya terlihat ada kaitan antara kondisi kelebihan berat badan dan penyakit asma.

Asma

Di Amerika Serikat, angka penderita asma dan obesitas tercatat menanjak dalam beberapa dekade terakhir.

Rata-rata satu dari tiga warga AS, -bahkan lebih besar, mengalami obesitas, dan lebih dari separuh sudah masuk dalam kategori kelebihan berat badan (overweight).

Berdasarkan catatan yang ada, sekitar tujuh persen warga AS dewasa ada penderita asma. Artinya ada lebih dari 15 juta orang yang hidup dalam gejala asma di negeri itu.

Sementara, berdasarkan catatan badan kesehatan dunia (WHO), asma masuk dalam lima penyakit terbesar yang menyumbang kematian di dunia.

Di Indonesia, asma merupakan salah satu dari 10 penyakit utama penyebab kesakitan dan bahkan kematian. Diperkirakan, 2-5 persen penduduk Indonesia menderita penyakit ini.

Dapat terlihat, jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, maka risiko serangan asma pun akan semakin berat.

Namun, sebaliknya, jika kita sukses megurangi berat badan, maka risiko datangnya serangan asma pun akan berkurang.

Jika kita memang adalah penderita asma, banyak penelitan telah membuktikan bahwa hidup sehat dengan terus berolahraga, serta menurunkan berat badan merupakan cara ampuh menghindari serangan asma.

Sumber : http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/02/183000520/adakah-kaitan-antara-asma-dan-obesitas-



PDPI Surakarta. 05/02/18.




Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan