"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Awas, Serangan Asma Bisa Muncul Saat Olahraga
Awas, Serangan Asma Bisa Muncul Saat Olahraga
Tanggal: 19/10/17
Topik: Umum


Olahraga merupakan kebutuhan bagi siapapun yang ingin menjalankan pola hidup sehat. Tapi hati-hati jika memiliki riwayat asma, kekambuhan juga bisa muncul karena olahraga.


Awas, Serangan Asma Bisa Muncul Saat Olahraga 
 
paru malang
image: cheatsheet.com

Olahraga merupakan kebutuhan bagi siapapun yang ingin menjalankan pola hidup sehat. Tapi hati-hati jika memiliki riwayat asma, kekambuhan juga bisa muncul karena olahraga.

Dikutip dari health.com, olahraga merupakan salah satu pemicu terbanyak serangan asma. Diperkirakan 90 persen orang dengan asma pernah mengalami kondisi yang disebut Exercise-induced Bronchoconstriction atau EIB, yakni penyempitan saluran napas akibat olahraga.

Gejala yang muncul saat EIB kurang lebih sama seperti serangan asma pada umumnya, antara lain sesak napas dan batuk-batuk. Walaupun sesak napas memang sering terjadi saat olahraga dengan intensitas berat, EIB gejalanya lebih parah dan bisa memburuk jika tidak ditangani.

Seseorang yang memiliki riwayat alergi dan asma, punya risiko lebih tinggi mengalami EIB. Namun bukan berarti seseorang yang tidak punya asma pasti bebas dari risiko ini. Faktanya, 11 persen populasi yang mengalami EIB tidak memiliki riwayat asma biasa.

Tapi jangan khawatir, EIB bisa dihindari meski memang tidak bisa benar-benar disembuhkan. Beberapa obat pelapang saluran napas seperti beta2-agonis bisa digunakan saat terjadi serangan. Dan terkadang, pemicunya bukan semata-mata aktivitas fisik, melainkan faktor lain yang ada saat berolahraga.

"Jika Anda tahu pemicu yang membuat asma memburuk, seperti udara dingin, kelembaban, dan olahraga saat musim serbuk sari, maka ada beberapa langkah untuk meredakan gejala," kata Purvi Parikh, MD dari Allergy & Asthma Network, dikutip dari Health.com.

 
Sumber Berita : https://health.detik.com/read/....
Sumber Gambar : https://www.cheatsheet.com/wp-content/....
health.detik.com, 19 Oktober 2017






Artikel ini diambil dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
http://www.klikpdpi.com

URL (alamat situs web) artikel ini adalah:
http://www.klikpdpi.com/modules.php?name=News&file=article&sid=8119