"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Kerentanan Kanker Paru Dipengaruhi oleh Faktor Risiko
Kerentanan Kanker Paru Dipengaruhi oleh Faktor Risiko
Tanggal: 08/02/18
Topik: Umum


Kanker paru adalah gangguan pernapasan yang umumnya ditemukan saat sudah berada di stadium lanjut. Gejala yang tak signifikan membuat penderita tak menyadarinya hingga sudah berada di tahap parah.

Kanker paru adalah gangguan pernapasan yang umumnya ditemukan saat sudah berada di stadium lanjut. Gejala yang tak signifikan membuat penderita tak menyadarinya hingga sudah berada di tahap parah.

Padahal, penyakit ini menunjukkan gejala saat memasuki stadium awal yang sering kali diremehkan.

Deteksi dini kanker paru sendiri bisa dilakukan dengan mengategorikan berdasarkan faktor risiko terlebih dahulu: kelompok berisiko, kelompok berisiko tinggi, dan bukan kelompok berisiko.

Kelompok pertama adalah mereka yang umumnya perokok, baik aktif, mantan, maupun pasif; dengan rentan usia di atas 40 tahun. Kemudian, kelompok kedua adalah kelompok berisiko tinggi yang merupakan kelompok berisiko dengan gejala.


Baca juga : Pengobatan Tuberkulosis yang Tak Mempan, Bisa Jadi Pertanda Kanker Paru


"Gejala yang muncul biasanya batuk lebih dari dua minggu, sesak napas, nyeri dada, dan batuk darah," jelas ahli paru dr. Elisna Syarifuddin, Sp. P(K), PhD, dari RSUP Persahabatan dalam forum kesehatan, Selasa 6 Februari 2018.

Sementara, gejala di luar respirasi yang umumnya muncul adalah berat badan menurun drastis, muncul benjolan di bagian tubuh terutama leher dan dada, dan malaise (lemas).

Terakhir, kelompok tidak berisiko yang meskipun aman secara lingkungan, sebaiknya diberikan edukasi agar lebih waspada terhadap penyakit tersebut.

"Kelompok berisiko sebaiknya melakukan check up paru setiap satu tahun sekali untuk mengantisipasi adanya kanker paru," demikian dr. Elisna menyarankan.

 







Artikel ini diambil dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
http://www.klikpdpi.com

URL (alamat situs web) artikel ini adalah:
http://www.klikpdpi.com/modules.php?name=News&file=article&sid=8312