APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Sakit punggung bisa menjadi gejala kanker paru-paru, ini penjelasannya
PDPI Surakarta, 01 Sep 2021 06:59:39

Bicara mengenai kanker paru-paru bukan merupakan suatu hal yang menyenangkan. Kanker paru-paru adalah kanker yang menyerang organ paru-paru. Tidak jarang orang-orang yang mengalami kanker paru-paru ternyata merasakan sakit punggung.

Beberapa orang bahkan mengalami sakit punggung sebagai gejala pertama dari penyakit berbahaya ini. Meski demikian, tak banyak orang yang mungkin berpikir jika sakit punggung bisa berkaitan dengan kanker paru-paru.

Sakit punggung pada umumnya disangka hanya sebagai kondisi yang bisa disebabkan oleh trauma fisik, seperti ketegangan otot dan cakram pecah, atau penyakit degeneratif, seperti radang sendi (arthritis) dan osteoporosis. Padahal, banyak sumber menyatakan bahwa sekitar 25 persen penderita kanker paru-paru melaporkan sakit punggung sebagai gejala yang dirasakan dalam beberapa kesempatan.

Hubungan kanker paru-paru dan sakit punggung

Dilansir Very Well Health, sementara sakit punggung yang disebabkan oleh kanker paru-paru bisa memiliki kesamaan dengan banyak gangguan lain, ia juga bisa memiliki perbedaan yang jelas. Banyak dari perbedaan ini berhubungan dengan bagaimana dan di mana kanker menyebabkan rasa sakit, baik secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan penelitian berjudul “Incidence and consequences of bone metastases in lung cancer patients” yang diterbitkan dalam Journal of Bone Oncology pada 2013, berikut adalah beberpa kemungkinan cara kanker paru-paru dapat menghasilkan sakit punggung:

Tekanan langsung yang dapat ditempatkan tumor pada struktur punggung, lebih sering daripada tidak, berada di punggung tengah ke atas daripada punggung bawah.

Keganasan sel-sel kanker dapat mengiritasi saraf yang melayani lapisan paru-paru dan dinding dada, memicu nyeri saraf yang tajam dan terkadang kronis

Penyebaran kanker (metastasis) dari paru-paru ke tulang belakang dan tulang merupakan kejadian yang dialami oleh lebih dari 30 persen penderita kanker paru-paru.

Metastasis kanker ke kelenjar adrenal (terjadi pada 40 persen penderita kanker paru-paru) dapat menyebabkan nyeri lokal karena letaknya tepat di atas ginjal.

Penting untuk dicatat bahwa nyeri punggung bukan hanya bisa menjadi gejala kanker paru-paru. Keluhan ini faktanya juga bisa menjadi gejala pertama multiple myeloma (kanker yang menyerang sel plasma di sumsum tulang), kanker payudara, dan jenis kanker lainnya. Misalnya, nyeri punggung dilaporkan menjadi kondisi yang muncul sebagai gejala pertama untuk kira-kira 1 persen orang yang didiagnosis menderita kanker payudara. Di samping itu, sakit punggung biasanya bukan menjadi satu-satunya gejala kanker paru-paru yang dirasakan penderita.

Gejala yang mungkin mengarah pada kanker Paru-paru

Gejala sakit punggung yang berhubungan dengan kanker paru-paru bisa beragam dan tumpang tindih secara signifikan dengan sakit punggung yang disebabkan oleh kondisi lain. Jika melibatkan tulang belakang, itu bisa meniru banyak gejala cedera punggung bagian atas. Sakit punggung terkait kanker paru-paru dapat digeneralisasi seperti nyeri otot atau tajam seperti saraf terjepit. Sementara jika melibatkan kelenjar adrenal, penderita kadang-kadang bisa mengeluh "sakit ginjal" di salah satu sisi punggung atau menggambarkan perasaan seperti baru saja "ginjalnya dipukul".

Melansir Medical News Today, sakit punggung yang berhubungan dengan kanker paru-paru mungkin memiliki tanda-tanda tertentu. Ciri bahwa sakit punggung mungkin disebabkan oleh kanker paru-paru bisa termasuk:

  • Sakit punggung yang muncul saat istirahat
  • Sakit punggung yang paling parah di malam hari
  • Sakit punggung yang terjadi tanpa aktivitas apapun
  • Sakit punggung yang semakin parah jika semakin lama berbaring di tempat tidur
  • Sakit punggung yang semakin parah saat penderita menarik napas dalam-dalam
  • Sakit punggung yang tidak merespon terapi fisik atau intervensi medis lainnya

Selain itu, nyeri punggung disertai dengan tanda-tanda lain seperti batuk terus-menerus, sesak napas, penurunan berat badan yang tidak disengaja, kelelahan kronis, atau batuk darah dapat lebih mendukung kemungkinan kanker paru-paru.

Penting untuk dicatat, bagaimanapun bahwa gejala "khas" kanker paru-paru cenderung tidak hadir dengan adenokarsinoma paru-paru dan saat ini gejala yang paling umum adalah kelelahan dan sesak napas dengan olahraga (yang dapat dengan mudah diabaikan karena usia atau tidak aktif). Sakit punggung yang berhubungan dengan patah tulang belakang juga harus membuat dokter Anda berpikir tentang kanker paru-paru. Seperti dijelaskan sebelumnya, kanker paru-paru bisa menyebar ke tulang. Situs penyebaran yang dilaporkan paling umum terjadi adalah tulang belakang (terjadi pada setidaknya 50 persen) dan tulang besar kaki.

Kanker yang telah menginvasi vertebra (ruas tulang belakang) bisa menyebabkan kerapuhan dan kelemahan tulang dan fraktur kompresi sering terjadi. Fraktur yang terjadi pada tulang yang dilemahkan oleh kanker disebut sebagai fraktur patologis. Sebuah tanda yang menunjukkan bahwa fraktur kompresi pada tulang belakang berhubungan dengan kanker paru-paru (bukan osteoporosis) adalah fraktur yang terjadi hanya dengan trauma minimal.


MITRA KERJA
VIDEO
 
UNS - Ngeyel
Uploaded on Sept 08, 2021
 
 
UB - Cerewet
Uploaded on Sept 08, 2021
 
 
UNILA - Corona oh Corona
Uploaded on Sept 08, 2021