APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Mirip Seperti Pilek, Keluhan Ini Sebenarnya Gejala Kanker Paru
PDPI Surakarta, 22 Sep 2022 02:22:28

Kanker paru cenderung tidak memiliki gejala selama tahap awal, meskipun ada juga yang merasakannya. Tetapi, menurut National Health Service (NHS) di Inggris, seiring perkembangan penyakit, beberapa gejala utama dapat muncul, termasuk batuk darah dan kehilangan nafsu makan.

NHS memperingatkan ada gejala yang bisa disalahartikan sebagai pilek. The American Thoracic Society menjelaskan gejala kanker paru dapat bervariasi dari orang ke orang.

Anda mungkin tidak memiliki gejala sama sekali atau mungkin merasa seperti menderita bronkitis atau pilek yang tidak kunjung sembuh. Gejala lain yang dikenali oleh tubuh kesehatan adalah batuk yang semakin lama semakin parah, sesak napas, nyeri dada, suara serak, dan infeksi paru biasa.

NHS mencatat beberapa gejala kurang umum seperti perubahan tampilan jari-jari hingga menjadi lebih melengkung atau ujungnya menjadi lebih besar (ini dikenal sebagai jari clubbing). Anda juga mungkin mengalami kesulitan menelan (disfagia) atau nyeri dada maupun bahu yang persisten.

"Gejala awal kanker paru-paru bisa berupa batuk ringan atau sesak napas, tergantung bagian paru mana yang terkena," ujar Cancer Treatment Centers of America (CTCA), seperti dikutip dari laman Express, Selasa (20/9/2022).

Tingkat kelangsungan hidup orang dengan kanker paru bervariasi tergantung pada jenisnya. Kanker ini terutama dipisahkan menjadi kanker paru sel kecil dan kanker paru bukan sel kecil (NSCLC).

Ada gejala kanker paru yang bisa disalahartikan sebagai pilek.

NSCLC adalah jenis kanker yang lebih umum. Kanker paru bukan sel kecil ini bertanggung jawab atas sekitar 80 persen kanker paru di Inggris.

Penderitan NSCLC memiliki tingkat kelangsungan hidup yang jauh lebih tinggi daripada penderita kanker paru sel kecil. Jika Anda khawatir dengan gejala kanker paru, jangan ragu untuk mengunjungi dokter.

Dokter akan menanyakan tentang kesehatan dan gejala umum yang dirasakan, menilai pernapasan Anda, dan mungkin meminta tes darah. Dokter mungkin merujuk untuk pengujian lebih lanjut, dimulai dengan rontgen paru, jika Anda memang berisiko.

Mencegah kanker paru

Mayo Clinic menyatakan orang yang merokok memiliki risiko terbesar terkena kanker paru. Meskipun demikian, kanker paru juga dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok.

"Risiko kanker paru meningkat seiring dengan lamanya waktu dan jumlah rokok yang Anda isap," kata Mayo Clinic.

Jik berhenti merokok, bahkan setelah merokok selama bertahun-tahun, Anda dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan terkena kanker paru.

MITRA KERJA
VIDEO
Fakta Varian Omicron
Uploaded on Dec 13, 2021
Bahaya Debu Abu Vulkanik pada Kesehatan
Uploaded on Dec 10, 2021
Juara I - PDPI Cab Surakarta
Uploaded on March 27, 2022
Juara II - PDPI Cab Yogyakarta
Uploaded on March 27, 2022
Juara III - PDPI Cab Malang
Uploaded on March 27, 2022