APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Cintai Paru-Paru, Kanker Muncul Dari Kebiasan KIta
PDPI Malang, 12 Nov 2022 06:38:51

Hati-hati kebiasaan yang kita konsumsi, bisa berpengaruh buruk untuk kesehatan tubuh kita. Bahkan dapat beresiko terkena kangker. Walaupun pada dasarnya kanker yang berbeda memiliki faktor risiko yang berbeda.

Beberapa faktor risiko, seperti merokok dan gaya hidup dapat diubah, namun untuk kondisi seperti usia dan riwayat keluarga tidak dapat diubah. Berikut ini adalah kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Merokok

Ternyata kebiasaan morokok, menjadi faktor risiko utama untuk kanker paru-paru. Faktanya saat ini sekitar 80 persen kematian di akibatkan kanker paru-paru diperkirakan akibat merokok. Jumlah ini mungkin bahkan lebih tinggi untuk kanker paru-paru sel kecil.

Risiko akan terkena kanker paru-paru bagi orang yang merokok, berkali-kali lebih tinggi jika dibandingkan pada orang yang tidak merokok. Semakin lama seseorang  merokok dan semakin banyak rokok yang diisap, maka  akan besar risiko kanker paru.

Mengonsumsi Air Minum yang Mengandung Arsenik

Kebiasaan minum air putih adalah sesuatu yang baik, namun bila minum air yang mengandung arsenik justru dapat menjadi masalah kesehatan. Beberapa negara di Asia Tenggara dan Amerika Selatan memiliki kadar arsenik tinggi dalam air minumnya, dan ini bisa meningkatkan risiko kanker paru.

Terkena Paparan Asap Rokok

Ternyata bukan hanya perokok saja yang bisa beresiko terkena kanker. Tetapi menghirup asap rokok orang lain juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Asap rokok diperkirakan menyebabkan lebih dari 7.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahun. Sebaiknya gunakan pelindung pernapasan seperti masker jika sedang berkumpul dengan perokok.

Mengonsumsi Suplemen Makanan Tertentu

Orang yang merokok dan memiliki kebiasaan mengonsumsi suplemen beta karoten memiliki peningkatan risiko kanker paru. Jika kamu merokok, disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen beta karoten.

Paparan Kontaminasi Pabrik

Orang yang bekerja di pabrik, tambang, industri tekstil, dan galangan kapal lebih mungkin mengalami kanker paru. Risiko kanker paru-paru jauh lebih besar pada pekerja yang terpapar asbes yang juga merokok. Sejauh ini belum jelas seberapa banyak paparan asbes yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Hanya saja, kalau rutin melakukan aktivitas di tempat-tempat yang rentan kontaminan demikian bisa memperbesar risiko kanker paru. Orang yang terpapar asbes dalam jumlah besar juga memiliki risiko lebih besar terkena mesothelioma, sejenis kanker yang dimulai di pleura (lapisan yang mengelilingi paru-paru).

Kanker paru-paru biasanya dikelompokkan menjadi dua jenis utama yang disebut sel kecil dan sel non-kecil (termasuk adenokarsinoma dan karsinoma sel skuamosa). Jenis kanker paru-paru ini tumbuh secara berbeda dan diperlakukan secara berbeda. Kanker paru-paru non-sel kecil lebih umum daripada kanker paru-paru sel kecil.

MITRA KERJA
VIDEO
Fakta Varian Omicron
Uploaded on Dec 13, 2021
Bahaya Debu Abu Vulkanik pada Kesehatan
Uploaded on Dec 10, 2021
Juara I - PDPI Cab Surakarta
Uploaded on March 27, 2022
Juara II - PDPI Cab Yogyakarta
Uploaded on March 27, 2022
Juara III - PDPI Cab Malang
Uploaded on March 27, 2022